Dinding undeground London berteriak sepi.
Dia hanya mendengar derap langkah kaki.
Dia hanya mendengar auman lorong panjang dari mancung kereta super cepat.
Dia hanya mendengar gesekan tubuh manusia yang sedang bercumbu dengan kopi, buku, atau roti mentah bawah tanah.
Sedih, tak ada yang mendengar teriakan sepi dinding undeground London. Semakin banyak orang berlalu-lalang datang dan pergi, semakin banyak orang tak peduli. Sekalipun dia bertambah kotor hitam pekat karena asap. Atau sekalipun dia bertambah pucat karena panas, dingin, yang dibawa manusia, hujan, dan matahari.
___

August 2010, all pictures was taken on the way from Luton to London, UK
It was a great journey with great team called “Global Xchange”
My pleasure to see u, guys!